Monitoring PKH, Bupati MBD Serahkan 107 Buku Tabungan Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Di Desa

By DiskominfoMBD92 09 Jan 2020, 08:46:29 WIB Daerah
Monitoring PKH,  Bupati MBD Serahkan 107 Buku Tabungan Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Di Desa

Tiakur, malukubaratdayakab.go.id –  Program Keluarga Harapan (PKH) Merupakan program perlindungan sosial yang menyalurkan bantuan uang  tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dengan syarat dapat memenuhi kebutuhan pelayanan dasar yakni pendidikan dan kesehatan.  PKH bertujuan mengurangi RTSM dan diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan antar generasi sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari kemiskinan.

 Dalam rangka monitoring pelaksanaan Program Keluarga Harapan, Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, S.T   bersama Pimpinan OPD Kab. MBD , Camat Moa dan  Kepala BRI Unit Tiakur  melakukan kunjungan kerja di Desa Klis Kecamatan Moa, Rabu (08/01/2020), didampingi Kepala Desa dan Perangkat  Desa Klis.  Dan dalam kegiatan tersebut dilaksanakan penyerahan Buku Tabungan secara simbolis bagi Keluarga Penerima Manfaat dari Program Keluarga Harapan yang ada di Desa Klis, Syota dan Nyama sebanyak 107 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Diawali dengan Laporan dari Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Konstatein Paliaky, S.Pd terkait perkembangan PKH di Kecamatan Moa. Berdasarkan data yang ada untuk Kecamatan Moa terdapat 801 KPM dengan rincian yang sudah menerima buku tabungan sebanyak 427 KPM dan yang belum menerima buku tabungan sebanyak 263 KPM. Khusus untuk Desa Klis yang sudah menerima sebanyak 138 KPM. Kesimpulannya untuk KPM Kecamatan Moa dinilai baik kerena sudah menerima ATM dan pencairannya lancar sesuai penilaian dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Baca Lainnya :


 Bupati MBD dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemiskinan di Indonesia ditetapkan berdasarkan  garis kemiskinan dimana pendapatan sebesar Rp 401.000 per orang per bulan. Jadi kalau penduduk yang pengeluarannya di bawah itu sudah masuk kategori miskin sehingga ada beberapa bantuan  dari Dinas Sosial yang diberikan antara lain Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (pengganti bantuan beras miskin).

 Selanjutnya menyangkut transportasi untuk jarak Tiakur ke desa-desa di Moa Timur, yang dikarenakan  BBM yang mahal, biaya operasional yang tinggi maka Pemerintah Daerah akan membantu dan  mengupayakan pembenahan jalan melalui APBD maupun bantuan dari pusat.

Terkait data kemiskinan Kabupaten Maluku Barat Daya yang mengalami penurunan sebesar ± 1% pada Tahun 2019, Bupati mengatakan bahwa ini bukan hebatnya Bupati tetapi karena hebatnya masyarakat yang merasa bahwa tidak mau lagi jadi orang miskin. Menurut negara kita masih miskin untuk itu mari kita berusaha untuk keluar dari kemiskinan ini .

Bupati mengajak semua pihak untuk satukan persepsi, gandeng tangan untuk perbaiki masalah kemiskinan ini. Yang masih susah  diberikan bantuan dan  jalan keluar. Dan untuk data kemiskinan harus di teliti  lagi jangan sampai ada ASN yang menerima bantuan keluarga miskin. “ semoga kita ada dalam lindungan Tuhan, diberikan kesehatan yang baik untuk dapat membangun daerah ini, membangun keluarga, membangun pribadi untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi”tutur Bupati.  (Diskominfo-MBD)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment