Perayaan Satu Dekade Kabupaten MBD

July 24, 2018 11:07 am

Upacara memperingati satu dekade Kabupaten Maluku Barat Daya berlangsung tanggal 21 Juli 2018, pukul 08.00 Wit tepat dilapangan upacara kantor bupati MBD. Upacara yang dipimpin oleh Bupati MBD, Drs. Barnabas N. Orno tersebut, dihadiri oleh Wakil Bupati Benjamin Th. Noach ST, Sekretaris Daerah Drs A. Siamiloy, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten MBD Chau M. Petrus, Kajari Ivan Damanik SH, Kapolres MBD AKBP A. R. Tatuh, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Para Camat, para Kepala Desa se-Kabupaten MBD, para pimpinan Klasis Gerwja Protestan Maluku se-MBD, para Pimpinan gereja-gereja denominasi, para toko masyarakat, toko pemuda dan seluruh masyarakat kabupaten MBD.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut disertai pembacaan sejarah singkat berdirinya kabupaten MBD, yang jika dihayati ,tak terasa akan berlinang air mata, dimana kabupaten MBD lahir dari sebuah perjuangan yang panjang dan melelahkan, begitu banyak teror, tekanan dann intimidasi yang dirasakan oleh masyarakat asal selatan daya.
Para pejuang pun berjuang dan bekerja keras agar kabupaten ini dapat terbentuk, berjuang untuk menyatukan perbedaan pendapat di antara anak-anak daerah selatan daya. Melewati proses yang panjang, akhirnya usaha dan kerja keras tersebut diridohi oleh Yang Maha Kuasa.

Dalam sambutannya, Bupati MBD Drs Barnabas N. Orno, mengajak seluruh masyarakat MBD, untuk menaikkan puji dan syukur ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas perkenananNya, MBD telah mencapai 10 Tahun (satu dekade) terhitung tanggal 21 Juli 2008-21Juli 2018.

Beliau juga mengharapkan agar masyarakat MBD bersatu, agar bisa membangun MBD menjadi lebih baik lagi ke depan. Mengingat perayaan 10 Tahun kabupaten tercinta ini merupakan momentum yang terakhir kalinya bersama beliau sebagai pemimpin di negeri kalwedo, mengingat Drs Barnabas N. Orno akan melanjutkan perjuangan pembangunan di negeri raja-raja (provinsi Maluku) pada maret 2019, atas kemenangannya di perhelatan politik pilkada kemarin.

Sebagai orang tua, beliau menginginkan adanya persatuan dalam bingkai persaudaraan, dalam budaya kalwedo, karena itu adalah bagian dari jati diri kabupaten MBD.

Beliau berharap, ketika beliau kembali, walaupun sudah tidak lagi sebagai pemimpindi negeri Kalwedo, beliau akan tetap bangga melihat kemajuan dari kabupaten Maluku Barat Daya tercinta.
Acara tersebut di tutup dengan makan Raksi bersama.
Selamt ulang tahun ke-10 kabupatenku tercinta.
Tuhan Yesus memberkati.


Bagikan artikel ke :