TP. PKK. Kab. MBD Gelar Sosialisasi Bahaya Penularan HIV/AIDS dan IMS
Motto “Bersama PKK Kita Perangi Virus HIV/AIDS dan IMS”

By DiskominfoMBD92 23 Jan 2020, 14:36:02 WIB PKK
TP. PKK. Kab. MBD Gelar Sosialisasi Bahaya  Penularan HIV/AIDS dan IMS

Tiakur – malukubaratdayakab.go.id – TP.PKK Kab. MBD bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Maluku Barat Daya menggelar Sosialisasi Bahaya Penularan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) bagi Ibu Rumah Tangga yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Pemkab. MBD, Kamis (23/01/2020). Hadir dalam kegiatan ini Ketua Tim PKK Kab. MBD, Ibu Relly A.H. Noach, Ibu Ketua Adhyaksa Dharma Karini Kab. MBD, Ibu Ketua Bhayangkari Kab. MBD, Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kab. MBD, Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. MBD dan anggota, Narasumber yang berasal dari Dinas Kesehatan Kab. MBD yakni dr. Valda Laipeny serta peserta sosialisasi yang berjumlah 230 orang dari Desa Kaiwatu, Desa Wakarleli dan Kelurahan Tiakur.

 Ketua TP. PKK Kab. MBD, Ibu Relly A.H. Noach mengatakan bahwa HIV/AIDS merupakan jenis penyakit yang mematikan dan sangat ditakuti masyarakat dewasa ini. HIV adalah virus yang merusak sistim sel-sel kekebalan tubuh manusia, hingga tubuh menjadi rentang dan mudah sakit.

Baca Lainnya :

 Menurut Ibu Relly data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan dari Tahun 2009 sampai Tahun 2019 terdapat 110 kasus HIV/AIDS. Untuk tahun 2019 kasus  HIV berjumlah 16 orang, kasus AIDS berjumlah 9 orang dimana 4 orang diantaranya adalah ibu hamil. Untuk kasus IMS positif adalah 19 orang.  Dan paling mengkhawatirkan adalah pengidap aktif penyakit tersebut adalah ibu rumah tangga, ibu hamil dan anak-anak sekolah.

 Lebih lanjut dikatakan bahwa menurut para ahli, penyebaran kasus HIV/AIDS dan IMS sebenarnya merupakan fenomena gunung es dimana sedikit saja yang nampak di permukaan sedangkan yang lain tidak terdeteksi. Ini menandakan bahwa  kasus rill bisa mencapai 2 kali lipat dari yang terdata.  


Dengan Motto “ bersama PKK kita perangi virus HIV/AIDS dan IMS”  di Kabupaten MBD  yang kita cintai ini, penularan HIV/AIDS dan IMS harus mendapat perhatian serius dari semua pihak terkait karena penyakit ini bukan hanya masalah kesehatan saja tetapi terkait berbagai faktor sehingga perlu adanya kerja sama yang baik untuk upaya melakukan pencegahan dan penanggulangannya. Perlu ditinggkatkan juga pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran mematikan ini. Peran keluarga sangatlah penting, keluarga akan menjadi pilar utama dalam menghambat secara aktif dalam penyebaran penyakit ini”, tutur Ibu Relly.

 Ibu Relly juga menghimbau kepada Bapak dan Ibu sekalian untuk membangun keluarga harmonis dengan membangun komunikasi yang baik  antara suami , istri dan anak-anak   sehingga tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas.  “Setialah dengan pasangan kita masing-masing dan bangunlah keluarga bahagia dengan anak-anak kita”

Diakhir sambutannya Beliau mengutip sebuah kata orang tua “ lebih baik mencegah dari pada mengobati. Ini dimulai dari ibu-ibu sebagai tiang utama penopang keluarga. Mari wujudkan hidup sehat dan   aman untuk masa depan keluarga yang lebih sejahtera. (Diskominfo-MBD)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment