DISKUSI TPID DALAM MERUMUSKAN STRATEGI PENGENDALIAN INFLASI PADA KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA

October 23, 2019 2:12 am

Tiakur, malukubaratdayakab.go.id – Kabupaten Maluku Barat Daya adalah salah satu daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Indonesia, hal ini dilihat dari tingkat harga jual barang yang tinggi. Bertempat di ruang rapat Kantor Bupati, Selasa (22/10/2019) dilaksanakan rapat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya yang dipimpin oleh Asisten Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat, Drs. John  N. Leunupun dan didampingi oleh perwakilan Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Manajer Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan Bank Indonesia Kanwil Maluku, Rio Khasananda serta dihadiri oleh beberapa OPD terkait.

Dalam diskusi ini, agenda pokok yang dibahas adalah faktor-faktor penyebab terjadinya inflasi yang cukup tinggi serta merumuskan strategi bagaimana sasaran untuk menekan dan mengendalikan inflasi di Kabupaten Maluku Barat Daya.

“Kendalanya di mana, apakah dari pasar, ataukah dari petani, ataukah dari akses transportasi, ataukah juga dari sekat-sekat birokrasi yang panjang yang sangat berpengaruh terhadap tingginya laju inflasi di Kabupaten Maluku Barat Daya yang harus ditekan”, kata Drs. John N. Leunupun.

Sementara itu sebelum memaparkan materi Rio Khasanda menyampaikan,“Kita di sini untuk saling berdiskusi dengan bapak ibu sekalian, apa saja permasalahan yang dirasakan oleh Kabupaten Maluku Barat Daya dalam lajunya inflasi, lalu langkah-langkah apa saja yang sudah dilakukan”.

Dengan adanya diskusi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah ini diharapkan dapat membantu dalam merumuskan strategi dalam menekan dan mengendalikan inflasi yang cukup tinggi di Kabupaten Maluku Barat Daya, agar terwujudnya masyarakat yang sejahtera.(diskominfo-mbd)


Bagikan artikel ke :