KOMISI A DPRD PROVINSI MALUKU TATAP MUKA BERSAMA JAJARAN PEMKAB MBD

June 21, 2019 10:35 am

Tatap Muka Komisi A DPRD Provinsi Maluku Dengan SEKDA serta Jajaran PEMKAB MBD.

Tiakur, 20 Juni 2019 Komisi A DPRD Provinsi Maluku yang dipimpin oleh Ketuanya    Ir. Melkias   Lodewyk  Frans, M.Si     melaksanakan   pertemuan dengan jajaran Pemda Kabupaten MBD  di Ruang Pola Kantor Bupati  MBD,  dari unsur Pemerintah Daerah hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Sekretaris Daerah Drs. A. Siamiloy,M.Si mewakili Bupati MBD,  para Asisten serta pimpinan OPD (Organisasi  Perangkat Daerah) se-Kabupaten MBD.

Pertemuan berlangsung dalam suasana yang hangat  penuh  kekeluargaan,  Ketua Komisi A DPRD Provinsi Maluku,    Melkias  Frans,  atau  akrab disapa Pak Melky  yang  juga  merupakan  putra  dan   legislator  asal  MBD,  dalam sambutannya  menyampaikan  beberapa  agenda  penting    DPRD   Provinsi Maluku  khususnya  Agenda  Komisi A  DPRD  Provinsi   Maluku Tahun 2019 serta beberapa  isu politik dan pemerintahan yang sedang berkembang saat ini melalui aspirasi masyarakat lewat surat surat yang masuk ke Komisi.

Menyikapi situasi  politik  dan  pemerintahan  yang  dinamis  di  Kabupaten MBD,  Melky  mengatakan  “Kita  berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Leluhur bahwa pelaksanaan  pemilu  di  MBD  baik  Pilgub,  Pilpres, dan  Pileg  berjalan  dengan  baik  dan  aman, dan saya juga menyampaikan kepada  ASN  yang  memiliki  hak  pilih  agar  tetap menjaga netralitas tidak melakukan hal hal yang dilarang oleh Undang Undang yaitu terlibat  secara langsung dalam politik praktis mengingat sesuai agenda nasional MBD  dan 3 Kabupaten/kota  lainnya  di  Maluku  yakni  Kepulaun  Aru, Seram  Bagian Timur,  dan  Buru  Selatan  akan  melaksanakan   Pemilihan   Bupati  secara langsung   pada  2020 “,   lanjut  Melky   “kita  semua  ini  orang  sodara  jadi jangan  sampai   hal   itu  menimbulkan  efek  efek  kita  berhadap  hadapan sebagai  orang  sodara  lalu  yang  namanya  budaya  Kalwedo,  Honoli, atau Hnyolilyeta bisa rusak“,

Demikian  juga  masalah  keamanan  seperti  sengketa  lahan  dan   masalah pertambangan,   di  mana   berikutnya  Komisi  A  akan  meninjau  langsung lokasi tambang di Pulau Romang dan Wetar, dan juga membahas  beberapa isu   penting   yakni   pemekaran   kabupaten,    Blok  Marsela  serta  potensi kearifan lokal di MBD dan kemiskinan di Maluku.

Berkaitan  dengan  perihal  “Sopi”  (minuman  tradisional  khas  MBD)  yang rencananya  akan  diPerda-kan  oleh  Pemerintah  Provinsi  Maluku,   Melky menerangkan  ”DPRD  provinsi  sebenarnya  telah sampai pada tahap ketuk palu  namun  setelah  konsultasi, Kementrian Dalam Negeri menyampaikan pengesahan   Perda   tentang   Sopi   merupakan   kewenangan   Pemerintah Kabupaten karena di sanalah sentra produksinya berada”  untuk  itu  lanjut Melky    “Saya  sudah  bicara  dengan  Bupati  MBD  di  Ambon  agar  hal  ini secepat  mungkin  di-Perdakan di MBD dan tidak usah jauh jauh ambil draft perdanya, ambil saja yang di provinsi tinggal disesuaikan”.

Pada   kesempatan   lain   dalam   tatap   muka  tersebut,  Sekretaris  Daerah Kabupaten  MBD,     Drs. A. Siamiloy, M.Si  menyampaikan  bahwa   saat   ini sedang  dilakukan  eksplorasi  Blok  Moa  Selatan  yakni  masih  pada  tahap pembersihan area  oleh  kapal  laut   dan   juga  berpesan   kepada    seluruh jajaran Pemda  Kabupaten  MBD  agar  tetap  bekerja  melayani  masyarakat dengan  sebaik  baiknya  dan  tidak  terpengaruh  dengan  dinamika  politik yang terjadi saat ini. (Operator)


Bagikan artikel ke :