Kunjungan Kerja Bupati MBD Dalam Rangka Penanganan Penyebaran Covid-19 Di Kecamatan Letti

By admin15 02 Mei 2020, 18:31:06 WIB Pemerintahan
Kunjungan Kerja Bupati MBD Dalam Rangka Penanganan Penyebaran Covid-19 Di Kecamatan Letti

Tiakur - malukubaratdayakab.go.id -  Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, S.T didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan SDA, Ir. Jhon. J. Kay, Kepala BPBD, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat  Desa, Pengendalian Penduduk dan KB, serta Kepala Dinas Kesehatan hari ini melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Letti dalam upaya penanganan penyebaran pandemi Covid-19. Rombongan diterima oleh  Camat Letti, Kapolsek Letti, Syabandar Letti, Danposal AL dan Kepala Desa se-Kecamatan Letti, di Rumah Camat Letti, Sabtu (02/05/2020).   

Bupati MBD dalam arahannya menyampaikan bahwa penyebaran Covid-19 merupakan musibah yang dialami oleh seluruh dunia, banyak negara yang mengalami kesulitan dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini, berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari anti  virus, tetapi sampai hari belum ditemukan  sehingga langkah satu-satunya adalah mencegah penyebarannya sesuai protokol Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah.

Lanjutnya bersyukur bahwa sampai hari ini di Maluku Barat Daya tidak ada yang terkena Covid-19, tetapi ini tidak boleh membuat kita sombong dan menganggap remeh karena apabila satu orang saja terkena Covid-19 sulit bagi kita untuk mengobatinya, di kota-kota besar dengan fasilitas kesehatan yang cukup saja mengalami kesulitan yang luar biasa, bersyukur kita yang berada di ujung selatan dengan segala kekurangan kita, Tuhan melindungi kita bahwa sampai hari ini tidak ada yang terkena Covid-19 dan saya berharap  sampai berakhirnya pandemi ini Maluku Barat Daya tidak terkena virus ini ucap Bupati.

Baca Lainnya :


Upaya yang dilakukan untuk pencegahan penyebaran virus ini harus dilakukan secara bersama-sama, bergandengan tangan antara semua stakeholder.  Pintu-pintu masuk  Maluku Barat Daya harus diperketat dan dijaga.  Untuk masyarakat  yang ingin pulang ke MBD, harus ada jaminan bahwa  mereka yang akan pulang ke MBD tidak membawa virus, akan lebih baik mereka tetap saja di tempatnya masing-masing. Karena apabila mereka yang ingin pulang tetapi tidak menyadari dirinya telah terinfeksi, ini akan membawa dampak yang buruk bagi masyarakat di desa  dengan mempertimbangkan keterbatasan alat-alat kesehatan, tenaga medis serta obat-obatan yang tersedia, kata Bupati.

Bupati mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi bagi Camat dan jajarannya serta Kepala Desa atas sikap responsif dalam penanganan penyebaran Covid-19 dengan membentuk satuan tugas di tingkat  kecamatan dan desa dan sudah berjalan. Menurut Bupati, masyarakat perlu diedukasi dalam penanganan penyebaran virus ini, khususnya tentang pola hidup bersih, cuci tangan pakai sabun dan  menjaga jarak fisik antara satu dengan yang lain. Masyarakat diimbau untuk tidak panik, karena kepanikan akan menimbulkan stress dan rasa ketakutan yang berlebihan.


Lebih lanjut dalam arahannya dengan mendasari pada Surat Edaran Menteri,  setiap desa diwajibkan mengalokasikan  30 % dari Dana Desa untuk penanganan Covid-19. Alokasi diperuntukan  bagi pengadaan APD (Alat Pelindung Diri) dan  jaring pengaman sosial dalam rangka mengatasi kekurangan pangan akibat wabah ini.   Kemudian untuk BLT (Bantuan Langsung Tunai) ini diberikan kepada masyarakat yang belum menerima bantuan dari Pemerintah, tidak boleh ada pendobelan bantuan. Penyalahgunaan anggaran Covid-19 hukumannya  berat dan tidak ada kompromi apapun.


Menurut Bupati dana desa itu semangatnya  memberdayakan masyarakat desa dimana masyarakat diberikan energi untuk berjalan sendiri, dana desa diberikan untuk diputar dan diolah didesa sehingga bisa menghasilkan pendapatan bagi desa, karena yang didapati selama ini desa tidak mempunyai pendapatan dari dana desa yang diberikan Pemerintah. Untuk masalah tersebut Bupati telah menginstruksikan untuk pembentukan Bumdes atau Bumdes bersama di seluruh desa di MBD. Acara ditutup dengan pemberian  satu alat ukur suhu tubuh (thermogun) dan 600 (enam ratus) masker oleh Bupati MBD kepada Camat Letti. Kalwedo… (Diskominfo-MBD). 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment