Kunjungan Kerja Kepala BNN Provinsi Maluku Di Bumi Kalwedo
Bupati MBD : Penyalagunaan Narkoba Merusak Generasi Penerus Bangsa

By admin15 05 Mar 2020, 09:30:41 WIB Pemerintahan
Kunjungan Kerja Kepala BNN Provinsi Maluku Di Bumi Kalwedo

Tiakur – malukubaratdayakab.go.id –Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, S.T menyambut kedatangan Kepala BNN Provinsi Maluku,  Drs.  Imam Sumantri, M.Si  bersama rombongan dalam acara ramah tamah yang berlangsung di Kediaman Bupati, Rabu (04/03/2020).

Dalam kesempatan kunker Kepala BNN Provinsi Maluku, Benyamin Th. Noach, S.T menyampaikan  bahwa wilayah Maluku Barat Daya terdiri dari 46 pulau, 17 pulau dihuni dan lainnya kosong. MBD merupakan garda terdepan sehingga bisa saja menjadi pintu masuk bagi barang-barang terlarang seperti narkoba.


Baca Lainnya :

Hari ini kita bersepakat untuk mengangkat perang melawan narkoba karena narkoba bisa  merusak generasi penurus bangsa. Kalau generasi ini menggunakan narkoba bisa dipastikan 20 atau 30 tahun ke depan kita akan kehilangan pemimpin dan pemikir terbaik untuk bangsa ini, kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengucapakan terima kasih kepada Kepala BNN dan rombongan karena berkunjung ke Maluku Barat Daya, Pemerintah Daerah akan mendukung pemberatasan Narkoba melalui Peraturan Daerah atau Peraturan Bupati untuk memproteksi anak cucu kita dan daerah ini dari berbagai bahaya narkoba.

Di akhir sambutannya Bupati meyampaikan bahwa daerah ini tetap bisa  tampil menjadi garda terdepan dengan menutup segala kemungkinan penyebaran narkoba bagi pemakai maupun pengedar. Mari sama-sama bahu-membahu bersama Pemerintah Daerah, TNI dan Polri, kita bersatu, kita jaga NKRI khususnya wilayah Maluku Barat Daya dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.


Dikesempatan yang sama Kepala BNN Provinsi Maluku mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas kesediaan menerima  rombongan BNN Provinsi Maluku di Kabupaten Maluku Barat Daya. Lanjutnya  kami memilih MBD karena merupakan daerah perbatasan. Narkoba sekarang ini menjadi musuh dunia internasional. Perangnya kita bukan dengan senjata tapi perang dengan komunitas yang mengahancurkan generasi penerus. Untuk itu harus kita waspadai.

Prsiden RI telah menyatakan bahwa kita harus perang terhadap narkoba karena kejahatan yang paling besar selain perdagangan orang dan senjata adalah narkoba.

Menurut Sumantri daerah ini masih aman tapi harus kita waspadai dari sekarang. Dari data yang diperoleh di Maluku Barat Daya telah ditemukan satu kasus penggunaan narkotika pada Tahun 2018. “Untuk itu kami hadir di sini untuk bersama-sama bergandengan tangan untuk menyatakan kita anti narkoba dan kita perang terhadap narkoba”, ucap Sumantri.  

Hadir dalam acara ini Ketua DPRD. Kab. MBD, Kajari MBD, Kapolres MBD, Pabung TNI AD, Pabung AU, Pabung AL dan Pimpinan OPD.  (Diskominfo-MBD)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment