Launching Bantuan Sosial Beras Untuk Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Kab. MBD

By admin15 04 Nov 2020, 09:44:52 WIB Pemerintahan
Launching Bantuan Sosial Beras Untuk Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Kab. MBD

Tiakur-malukubaratdayakab.go.id- Launching Bantuan Sosial Beras untuk Keluarga Penerima Manfaat  (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kab. MBD Tahun 2020. Launcing tersebut dilakukan  oleh  Sekretaris Daerah MBD, Drs. A. Siamiloy, M.Si dilaksanakan di Balai Desa Kaiwatu, Selasa (4/11/2020).

Hadir dalam launching ini, Forkompimda Kab. MBD, Asisten Bidang Perekonomian dan SDA, Pimpinan OPD  Lingkup Kab. MBD dan keluarga penerima bantuan Desa Kaiwatu.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Konstatein Paliaky, S.Pd dalam laporannya menyebutkan bahwa Bantuan Sosial Beras KPM PKH merupakan salah satu program jaring pengaman sosial yang dicanangkan Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI dalam rangka penanganan dampak wabah pandemic Covid-19.

Baca Lainnya :

Tujuan dari program ini adalah untuk membantu mengurangi pengeluaran keluarga miskin melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pada masa pandemi Covid-19 dengan sasaran diberikan kepada PKH selama 3 bulan yakni bulan Agustus- Oktober 2020 dengan jumlah 45 kg per KPM. Untuk Kabupaten Maluku Barat Daya diberikan kepada 6.654 KPM dengan total beras sebanyak 301, 23  Ton.


Sementara itu Drs. A. Siamiloy, M. Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa program bantuan sosial beras untuk keluarga penerima manfaat ini merupakan program pemerintah untuk membantu keluarga miskin yang terdampak covid-19.

Menurut Sekda, masyarakat Kab. MBD tidak boleh tergantung dari bantuan pemerintah, masyarakat harus berupaya  untuk keluar dari kemiskinan dengan cara memanfaatkan lahan-lahan tidur  dengan menanam bahan pangan lokal yang merupakan karakteristik daerah sendiri berupa jagung, umbi-umbian dan kacang-kacangan.

Sekda memberikan gambaran terhadap realita yang terjadi di lapangan, bahwa pada saat pembagian bantuan beras ada masyarakat desa yang bertengkar, masyarakat lebih suka mengkonsumsi beras bantuan dari pada jagung, jagung hasil panen cenderung diberikan  sebagai makanan ayam.

Untuk itu diakhir sambutannya,   Sekda mengharapkan  agar masyarakat dapat berusaha dan menghasilkan bahan pokok makanannya sendiri. Sehingga masyarakat bisa hidup secara baik dan berkualitas, terutama untuk masa depan anak-anak Maluku Barat Daya yang sejahtera. Kalwedo … (DKI)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment