Mutasi Pejabat Eselon di MBD, Kata Bupati : “Ada Yang Kita Betulkan, Karena Proses Sebelumnya Terjadi Kekeliruan”.

July 24, 2019 4:17 am

Tiakur, malukubaratdayakab.go.id – Bupati MBD (Maluku Barat Daya), Benyamin Th. Noach, S.T. bertempat di aula Kantor Bupati MBD, pada Selasa, 23 Juli 2019, kembali melantik dan mengambil sumpah pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemda Kabupaten MBD.

Selain mengucapkan selamat kepada pejabat yang dilantik, Bupati menegaskan bahwa dalam organisasi apapun, rolling, promosi ataupun demosi itu adalah hal yang biasa atau normal.

Mutasi pejabat kali ini dilaksanakan pada jabatan administrator (eselon III) antara lain, Drs. DB. Maromon (Camat Dewelor Dawera), Imanuel Maupula, S.Pd (Camat Mdona Hyera), Johanes Binendyk, SH (Camat Wetar), Drs. Simon Dahoklory (Camat Wetar Barat), Dalma Eoh, SP (Camat Pp. Babar), Dirk Untajana (Camat Babar Timur), Daud E. Helyanan, SE (Camat Wetang), Paulus Darkay (Sek. Satpol PP), Gereth Romkeny, S.Sos (Sekdis. Pariwisata), Aristoteles Esau, S.Pi (Sek. Badan Kesbangpol), Drs. F. Lewier (Sekdis. Pendidikan dan Kebudayaan), Louisa A. Laimeheriwa (Irban. Wil.IV), Junus Majeke,SE (Sekcam. Wetar Utara), Saul Linansera,S.Sos (Kabid Koordinasi Pelaksanaan, Badan Pengelola Perbatasan Daerah)  serta 1 jabatan Pengawas (Eselon IV) di Kecamatan Wetar Utara.

“Kalau hari ini dilantik, artinya Saya percaya kepada Saudara-Saudara, Pemerintah Daerah menaruh harapan besar kepada Saudara-Saudara, dan rakyat menunggu pengabdian Saudara”, Pesan Bupati pada awal sambutannya.

Lebih lanjut, “Ada yang kita betulkan karena proses sebelumnya terjadi kekeliruan, jadi tidak ada penurunan pangkat yang terjadi adalah menyesuaikan sesuai dengan aturan, ada pegawai yang tidak punya jabatan, tiba tiba jadi sekcam, itu keliru, harus dikembalikan ke porsinya, supaya jangan mempengaruhi pegawai yang lain, ada pegawai yang lompat, dari kepala seksi langsung jadi camat, melewati satu eselon, itu tidak boleh, kembalikan dulu, nanti naiknya akan benar, di DPRD saya sudah sampaikan, kita meluruskan yang mungkin belum beres”, demikian penegasan Bupati.

Dalam sambutannya Bupati juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan yang diberikan itu adalah tanggungjawab yang diberikan oleh Tuhan dan juga oleh Pemerintah Daerah, karena itu harus melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan sebaik baiknya.

“Saya tunggu di ujung, ujungnya dimana? ujungnya di rakyat, kalau saudara melayani tidak betul, pasti rakyatnya berteriak kepada saya, berarti ujungnya ada masalah, semoga kita semua satu hati, satu derap langkah, menuju Maluku Barat Daya yang lebih baik, lebih hebat dari yang kita alami hari ini, Tuhan memberkati kita sekalian” demikian Bupati mengakhiri sambutannya. (herman suitela-diskominfo mbd)


Bagikan artikel ke :