PEMBUKAAN KULIAH PERDANA PROGRAM MAGISTER AGRIBISNIS PASCA SARJANA UNIVERSITAS PATTIMURA

October 17, 2019 2:29 am

Tiakur, malukubaratdayakab.go.id –  Menindaklanjuti Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya dengan Universitas Pattimura pada bulan September lalu, hari ini bertempat di Rumah Kediaman Bupati I, Selasa(15/10/2019) dilaksanakan Pembukaan  Kuliah Perdana Program Magister Agribisnis Pasca Sarjana Universitas Pattimura. Hadir didalam acara tersebut, Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, S.T, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Barat Daya, Koordinator Program Magister Agribisnis Pasca Sarjana Universitas Pattimura Ambon dan Tim beserta Pimpinan OPD lainnya.

Dalam sambutannya Koordinator Program Magister Agribisnis Pasca Sarjana Universitas Pattimura Ambon, Bpk Ir. Wardis Girsang, PhD mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya untuk kepercayaan yang diberikan dalam pengembangan pendidikan di Kabupaten Maluku Barat Daya. “Atas nama Pengelola Program Pasca Sarjana Unpatti, saya berterimakasih kepada pemerintah daerah untuk kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk memberikan pendidikan di Kabupaten Maluku Barat Daya ini. Karena dari awal kami mengusulkan ini, Bpk. Bupati  Maluku Barat Daya mendukung penuh terkait pengembangan SDM dan Human Capital, dari awal proses administrasinya sampai dengan penandatanganan MoU dan akhirnya kita wujudkan disini” tuturnya.

Ir. Wardis menambahkan bahwa tujuan dari misi ini adalah turut berpartisipasi untuk membangun daerah ini dari aspek pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Seperti yang dikatakan oleh Bapak Bupati bahwa ini peluang kita untuk memajukan daerah ini melalui pengembangan SDM. Karena sumber daya kita adalah pertanian dan kelautan kita ingin mencetak para pemikir, para perencana yang profesional dalam bidang agribisnis. Dalam arti bagaimana sektor pertanian dan perikanan kita bawah kearah industri, jasa dan bisnis.

Lanjut katanya “  Human Capital ini memang tidak di bangun dalam 1 atau 2 tahun namun dampaknya akan terlihat 5 sampai 10 tahun kedepan, jadi mari kita dukung program ini, kita sudah siap dan seluruh pasca sarja juga sudah siap untuk mengabdikan diri bersama sesuai visi dan misi Pemerintah Daerah dan juga visi dan misi Universitas Pattimura. Kita harapkan daerah ini maju, masyarakat juga dimakmurkan agar daerah ini setara dengan daerah-daerah lain, mari saling bekerja sama dalam mendukung pemerintah yang ada melalui program – programnya demikian diakhir sambutanya.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Maluku Barat Daya dalam arahannya juga sangat berterima kasih kepada Universitas Pattimura karena memberikan kesempatan kepada Pegawai Negeri Sipil untuk melanjutkan pendidikan S2 di Tiakur.

Kata Bupati “ Saya berharap saudara-saudara yang hadir disini adalah calon-calon pemimpin masa depan Maluku Barat Daya, kalau saat ini masih kepala bidang, kepala dinas dan staf saya berharap berpikirnya seperti Bupati, bepikir besar, tidak hanya sekedar agar pangkatnya naik, supaya memenuhi syarat kalau Pegawai Negeri Sipil ingin menjadi kepala dinas harus S2. Tidak hanya sekedar itu, saya berharap lebih dari itu. Kita punya potensi, punya hambatan, punya kendala bagaimana mau memanfaatkan potensi yang ada sebaik-baiknya bagi kesejahteraan rakyat. Kita berada di wilayah yang rawan bencana, dengan daerah berpotensi tsunami, kalau transportasinya terputus, makanannya dari mana, kalau tidak kita genjot pangan lokal kita, mengembangkan potensi lokal kita sehingga dalam keadaan kritis pun kita masih mampu bertahan hidup paling minimal. Maksimalnya adalah kita bisa mendorong program-program, memberi pikiran-pikiran baru, kreasi baru untuk perkembangan sektor pertanian dan perikanan

Diakhir arahannya Bupati menitikberatkan SDM sebagai modal utama pembangunan daerah dan berharap ke-43 calon mahasiswa pasca sarjana semuanya berhasil agar dapat memberikan ide yang cemerlang untuk membantu pemerintah daerah, membantu rakyat mengembangankan agribisnis didaerah ini.  “Pemikiran daerah saat ini bahwa Sumber Daya Manusia itu modal utama pembangunan maka tidak ada pilihan lain butuh SDM untuk pembangunan masa depan. Bahwa infrastruktur itu perlu, kegiatan-kegiatan fisik itu perlu tetapi tanpa  SDM yang baik maka kita pasti akan tertinggal   dari orang-orang di luar sana,  selamat berjuang, selamat belajar, semoga anda adalah orang-orang yang mengenyam pendidikan ini untuk meningkatkan kapasitas diri dan kesejahteraan masyarakat.”  Kalwedo……(DISKOMINFO).


Bagikan artikel ke :