PENERIMAAN KHAFILAH MTQ DAN PEMBUKAAN MANASIK HAJI KABUPATEN MBD TAHUN 2019

June 28, 2019 12:26 am

(Sekda : “Tidak ada diskriminasi, semua agama mendapat perlakuan dan kesempatan yang sama dari Pemerintah Daerah”)

Tiakur, 25 Juni 2019, Bertempat di ruang Pola Kantor Bupati MBD, Sekretaris Daerah Kabupaten MBD, Drs. A. Siamiloy, M.Si mewakili Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten MBD berkenan menerima kembalinya Khafilah MTQ Kabupaten MBD dan sekaligus membuka Pembukaan Manasik (Bimbingan) Haji bagi calon jamaah haji asal kabupaten MBD tahun 2019.  

Acara tersebut selain dihadiri oleh Kontingan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan calon jamaah haji Kabupaten MBD, juga hadir para pimpinan OPD serta Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakanmenag) Kabupaten  MBD.

Peserta MTQ dan Calon Jamaah Haji Kabupaten MBD Tahun 2019

Dalam sambutannya, Kakanmenag Kabupaten MBD, Stephanus Tia,S.E, menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi tingginya kepada Pemda Kabupaten MBD atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada Kontingen MTQ dan jamaah haji Kabupaten MBD, baik moril maupun materil sehingga kedua keduanya yakni keikutsertaan dalam MTQ di Kota Namlea dan kegiatan Manasik Haji boleh terlaksana dengan lancar.  Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua MUI Kabupaten MBD.

Pada perhelatan MTQ 2019 tingkat Provinsi Maluku di kota Namlea Kabupaten Buru, Kabupaten MBD ikut berpartisipasi mengirimkan Kontingan sejumlah 3 (tiga) orang peserta, walaupun hasilnya belum memuaskan yakni urutan ke-11 atau yang terakhir dari seluruh peserta MTQ se-Maluku, namun yang lebih penting adalah “keikutsertaan tersebut menunjukan bahwa di Kabupaten MBD tidak ada diskriminasi terhadap kelompok tertentu,  toleransi umat beragama tetap terjaga dengan baik,  dan semua agama mendapatkan perlakuan serta kesempatan yang sama dari pemerintah daerah, Negara melindungi seluruh kepentingan agama maupun kepentingan masyarakat sehingga kita harus berlaku nasionalis”,  demikian disampaikan Sekda lewat sambutannya.

Masih dalam kesempatan yang sama, Drs. A. Siamiloy. M.Si menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian pemerintah daerah utamanya masalah kependudukan, “Saya mengingatkan lagi kepada warga Muslim di MBD, kalau ada tambahan penduduk harus dilaporkan, kita harus disiplin melaporkan setiap penduduk lewat pencatatan sipil, sehingga 2024 nanti kita berharap penduduk MBD sudah mencapai 100 ribu jiwa, untuk itu saya mohon pengurus masjid juga harus membantu pemerintah daerah dalam pencatatan penduduk”, demikian Siamiloy.

Menandai Pembukaan Manasik Haji 2019 di Kabupaten MBD, Sekda Kabupaten MBD mewakili Pemerintah Daerah, berkenan secara simbolis menyerahkan perlengkapan haji kepada perwakilan jamaah yang ditunjuk.

disaksikan Kakanmenag Kabupaten MBD, Sekda secara simbolis menyerahkan
perlengkapan haji kepada perwakilan jamaah yang ditunjuk.

Pada musim haji 2019 ini, sebagaimana dilaporkan, sesuai SK. Gubernur Maluku Nomor 4 Tahun 2018, kuota Jamaah Haji Kabupaten MBD sejumlah 4 orang, selanjutnya mendapatkan tambahan kouta 1 orang, total menjadi 5 orang jamaah yang akan diberangkatkan menuju Mekkah, terdiri dari dari 4 pria dan 1 wanita yang berasal dari Desa Wakarleli dan Kelurahan Tiakur Kecamatan Moa-Lakor. Kontingen Haji asal Kabupaten MBD sesuai jadwal akan berangkat tanggal 12 dan 13 Juli 2019 dari bandara Pattimura Ambon.

Mengakhiri acara dimaksud, Sekda berpesan kepada para pembimbing manasik agar menyiapkan jamaah dengan sebaik baiknya bukan hanya kesehatan fisik tapi juga mental, serta mengharapkan semoga jamaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar, menjadi haji yang Mabrur serta kembali dengan sempurna sehat walafiat. (Herman Suitela – Diskominfo MBD)


Bagikan artikel ke :