Program Inovasi Desa Cluster I Tahun 2019 di MBD, Resmi Dibuka

August 7, 2019 4:19 am

Tiakur, malukubaratdayakab.go.id – Pemerintah Kabupaten MBD (Maluku Barat Daya) dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, menggelar kegiatan Program Inovasi Desa mengenai Bursa Pertukaran Inovasi Desa pada wilayah Cluster 1 Tahun 2019 yang meliputi Kecamatan Moa, Leti, Lakor, Mdona Hyera, dan Damer, pada Selasa, 6 Agustus 2019 bertempat di Balai Desa Wakarleli. Adapun tema dari kegiatan ini adalah “Menggugah komitmen, menggerakkan desa, terus bersatu, bekerja sama dan bergerak cepat menuju Maluku Barat Daya yang sejahtera.”

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten MBD, Drs. Jhon Leunupun membuka secara resmi kegiatan Program Inovasi Desa ini. Acara ini diikuti oleh peserta yang merupakan aparat desa dari 5 (lima) kecamatan (Kecamatan Moa, Leti, Lakor, Mdona Hyera, dan Damer), hadir pula dalam acara ini, Pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), rohaniawan serta undangan lainnya.

Di awal sambutannya, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten MBD menyampaikan bahwa tugas ini bertujuan dalam rangka peningkatan kapasitas para penyelenggara pemerintahan di Kabupaten MBD, maupun di Kecamatan bahkan sampai di Desa-Desa. Dalam sambutannya, Drs. Jhon Leunupun menjelaskan bahwa “Bicara inovasi, bicara tentang bagaimana kita mengapresiasi apa yang semestinya harus kita laksanakan, dalam hal ini merupakan sarana, wahana untuk kita berdiskusi bersama tentang bagaimana kita bertukar pikiran tentang desa yang kita bangun, kemudian kita membandingkan misalnya ada desa yang berhasil meski potensi alam yang tersimpan di wilayah desa tersebut sangat minus dibanding desa yang memiliki potensi  yang dianggap baik atau cukup,  persoalannya dimana?”

Lebih lanjut, Assiten  mengajak kita untuk melihat persoalan-persoalan ini yang terkait dengan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan peran masyarakat khusus tentang pembangunan desa untuk melihat apa manfaat dari  pertukaran inovasi desa karena berbicara tentang pembangunan berarti itu pasti bicara tentang suatu proses yang dimulai dari perencanaan yaitu dari gagasan, lalu dikembangkan menjadi suatu perencanaan, setelah melakukan pengembangan perencanaan yang baik, selanjutnya mengkoordinasikan lagi seluruh yang ada dalam perencanaan, kemudian kita satukan untuk kita gerakan agar lebih sejahtera. (diskominfo MBD)


Bagikan artikel ke :