RAPAT EVALUASI PENANGANAN COVID-19 DI KAB. MBD

By admin15 08 Okt 2020, 13:22:08 WIB Pemerintahan
RAPAT EVALUASI PENANGANAN COVID-19 DI KAB. MBD

Tiakur-malukubaratdayakab.go.id- Bertempat di Ruang Serbaguna Tiakur, dilaksanakan Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 yang dipimpin langsung oleh Pjs  Bupati Maluku Barat Daya, Drs. Melkias M. Lohy, M.T, yang hadir sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Maluku Barat Daya, Rabu (7/10/2020)

Rapat ini diikuti oleh seluruh  anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang terbentuk berdasarkan Surat Keputusan Bupati Maluku Barat Daya Nomor 443-540 Tahun 2020. Satgas ini  terdiri dari unsur OPD, Kejaksaan, TNI/Polri, LSM, Instansi Vertikal, Pengusaha dan Akedemisi. Dengan terbentuknya Satuan Tugas Penanganan  Covid-19 di Kab. MBD maka secara otomatis Gugus Tugas Percepatan  Penanganan Covid-19 di Kab. MBD tidak berlaku lagi.

Drs. Melkias M. Lohy, M.T dalam arahannya mengatakan sesuai SK yang telah ada pada masing-masing anggota, maka dimintakan untuk segera melaksanakan langkah-langkah sesuai tugas  dan fungsi  yang tertera pada SK tersebut.

Baca Lainnya :

Lebih lanjut Ketua Satgas Penanganan Covid 19 menjelaskan evaluasi yang dilakukan terhadap apa yang telah dilaksanakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sebelumnya, masih belum maksimal, hal ini dapat dipahami karena mungkin masih terkendala regulasi  atau hal-hal lain sehingga gugus tugas belum melaksanakan tugas dengan baik. Dengan adanya satuan tugas yang telah dibentuk ini , semua bidang yang ada diharapkan untuk dapat memahami dan menindaklanjuti  berdasarkan  tugas  pada bidang masing-masing. 

Disamping itu juga  masih terdapat tumpang tindih dalam melaksanakan tugas antara bidang yang satu dengan yang lain. Oleh sebab itu, ditegaskan kepada semua bidang yang ada untuk segera menyusun kegiatan dan RAB. Kegiatan yang disusun kiranya berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan dan kegiatannya harus ditindaklanjuti.

“Pengalaman sudah membuktikan,  bahwa ketika lengah maka kita akan terpuruk. Kota Ambon telah menjadi contoh, ketika rapat dan pertemuan  kita membicarakan tentang penanganan tetapi tidak ada Action Plan sampai ke RT-RW, hari ini di Kota Ambon tidak dapat dikendalikan  penyebaran covidnya. Untuk itu saya mintakan jangan sampai terjadi di Kab. MBD. Jangan ada unsur main-main. Mari kita sama-sama bergandengan tangan untuk mengerjakan tugas yang mulia ini.” kata Ketua Satgas.

Rapat dilanjutkan dengan mendengarkan laporan dari Forkompimda yang hadir serta usul dan saran dari anggota Satuan Tugas Penanganan covid-19. Kalwedo.. (DKI) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment